Skip to main content
x
Pemerintahan
Dirjen Dukcapil Kemendagri Prof Zudan Arif Fakrulloh

Dukcapil Go Digital Bikin Tugas Kadis Makin Enteng

Dutawarta.com - Dengan Go Digital, Korps Dukcapil bertekad makin mulus memberikan layanan yang administrasi kependudukan yang membahagiakan masyarakat. Pelayanan Dukcapil bakal semakin mudah dan urusan makin cepat selesai diharapkan membuat senyum masyarakat semakin lebar. 

Menurut Dirjen Dukcapil Kemendagri Prof Zudan Arif Fakrulloh, Go Digital pada intinya bertransformasi dari tanda tangan manual menuju tanda tangan digital (TTD). TTD membuat approval dokumen kependudukan bisa dilakukan dari mana saja dan kapan saja. 

Zudan pun bukan main bergembira hati, lantaran belum setahun diluncurkan, Dukcapil Go Digital sudah dilaksanakan di 489 kabupaten/kota. 

"Persiapan kita belum setahun, sejak diluncurkan dalam Rakornas Dukcapil di Makassar Februari 2019, sekarang di bulan Nopember dari 514 kabupaten kota tinggal 25 daerah yang belum melaksanakan TTD," ujar Zudan di hadapan para Kepala Dinas (Kadis) Dukcapil yang hadir dalam Workshop Pengembangan Kapasitas Aparatur Disdukcapil di Daerah, bertema: SDM Unggul Pelayanan Adminduk Prima, di Jakarta, Kamis (7/11/2019) malam.
  
Zudan meminta kendala kecil itu sudah harus diantisipasi. Bagi 25 daerah yang belum menuju Dukcapil Go Digital, segera tahun ini juga melaksanakan. Sebab, dalam Rakornas ke-2 di Jakarta tanggal 25, 26, 27 Nopember mendatang Dukcapil akan me-launching Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). Dirinya khawatir daerah yang belum Go Digital bisa makin tertinggal.

"Kalau nanti semua sudah menggunakan ADM jangan kaget kalau kantor Dukcapil akan sepi. Sebab masyarakat akan mendatangi dan menggunakan ADM itu seperti mereka mendatangi gerai ATM. Kalau kantor Dukcapil sudah online semua, saya yakin tidak ada warga yang datang ke kantor Dukcapil," katanya. 

ADM akan ditempatkan di lokasi keramaian. Setiap sore petugas Dukcapil akan mengontrol kebutuhan kertas dan tintanya. "Saya sudah uji coba. Jadi nanti setiap ada masyarakat yang datang ke ADM, mereka sudah diberi password. Kalau sudah punya password dia tak perlu datang lagi ke Dukcapil. Tiap kali butuh dokumen kependudukan gunakan password itu, nanti ada petunjuk ragam pilihan mau buat akta, buat KK, buat surat pindah, atau perbaikan data Kartu Keluarga. Nanti setelah dokumen di-approve oleh Kadis, pemohon akan dikirimi notifikasi di hape: Dokumen Anda bisa dicetak," beber Zudan menjelaskan.

Jadi, Zudan menandaskan, makin lama tugas Kadis Dukcapil itu tambah enak dan makin enteng.

Kemendagri

Dibaca : 3Klik

Facebook comments