Skip to main content
x
Seni
Penutupan Festival Tabut 2018

Festival Tabut Ditutup, Menteri Sepakat Bengkulu Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia, ini Syaratnya

Dutawarta.com - Festival Tabut resmi ditutup di Lapangan View Tower pada Rabu malam (19/9/2018). Penutupan dihadiri langsung oleh Menteri Pariwisata RI Arief Yahya. Arief dalam sambutannya mengapresiasi perayaan rutin tahunan Festival Tabut yang berlangsung selama 10 hari tiap tahunnya. 

Menteri juga menyampaikan kabar gembira bagi masyarakat Bengkulu, pasalnya, Festival Tabut di tahun 2019 nanti bakal masuk dalam top 100 kalender even nasional. Bahkan, kata menteri, Bengkulu disepakati sebagai destinasi wisata kelas dunia. 

Namun demikian, menteri memberikan tips agar Bengkulu sukses menggapai destinasi wisata kelas dunia. Apa tips itu?

Pertama, atraksi. Kata menteri, nomor satu yang paling diingat dari Bengkulu adalah Rafflesia. Maka Bengkulu disebut Bumi Rafflesia.

Kedua, adalah akses. Untuk menjadi destinasi wisata kelas dunia, Bengkulu harus memiliki bandara berkelas internasional. "Bandara Fatmawati Soekarno harus menjadi bandara berkelas internasional," kata Arief. 

Ketiga, adalah Akomodasi. Ditahun 2019 nanti, Bengkulu memiliki kawasan ekonomi khusus pariwisata. Untuk akomodasi, menteri juga menyarankan Bengkulu memiliki hotel berkelas internasional. 

Menteri juga telah menjanjikan kepada Plt Gubernur Bengkulu untuk membuat master plan penataan kawasan wisata Pantai Panjang. Selain itu, menteri juga menantang anak-anak muda Bengkulu untuk mengembangan destinasi digital. 

Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyambut baik saran dan apresiasi dari Menteri Pariwisata tersebut. Rohidin berharap Bengkulu kedepan memiliki bulan wisata internasional guna mengenalkan kekayaan dan wisata di Bengkulu. (MA)

seni

seni

Dibaca : 1Klik

Facebook comments