Skip to main content
x
Pemerintahan
Kepala Dinas P3A dan PPKB Provinsi Bengkulu Fotitha Ramadhani

Terjun ke Masyarakat, Mahasiswa Dibekali KKN Tematik

Dutawarta.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan Pelindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A dan PPKB) Provinsi Bengkulu, mengadakan Pembekalan Kerjasama Perguruan Tinggi dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, di Kantor DP3A dan PPKB Provinsi Bengkulu, Kamis (29/11/2018).

Kegiatan ini, dibuka secara resmi oleh Sekda Provinsi Bengkulu Nopian Andusti dan dihadiri Kepala DP3A dan PPKB Provinsi Bengkulu yang diikuti peserta dari LPPM perguruan tinggi, dosen pembimbing serta Pusat  Studi Gender Kelurga (PSGK) Universitas Bengkulu dan Mahasiswa KKN UNIB.

Sekda Nopian Andusti berharap, mahasiswa KKN yang berinteraksi dengan masyarakat dapat memilki bekal pengetahuan dalam bidang pemberdayaan perempuan dan anak serta sosialisasi keluarga berencana.

“Sehingga mahasiswa KKN benar-benar memilki bekal kemampuan saat terjun ditengah masyakarat, sehingga mereka dapat berbuat, jelas dan terukur,” tegas Nopian Andusti.

Lebih lanjut disampaikannya, pemerintah tentu tidak akan mampu melaksanakan semua tanggungjawab dan kewajibannya tanpa keikutsertaan stakeholder terkait, termasuk dalam bidang pemberdayaan perempuan dan anak.

“Keterlibatan perguruan tinggi yang salah satunya dalam program KKN ini sangat strategis dalam upaya membantu pemerintah,” kata Nopian.

Menurut Kepala Dinas P3A dan PPKB Provinsi Bengkulu Fotitha Ramadhani, kegiatan ini merupakan tindak lanjut Nota Kesepahaman (MoU) Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan 12 perguruan tinggi tentang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam pembangunan daerah.

Pembekalan ini dimaksudkan, kata Foritha, guna menggalang partisipasi perguruan tinggi di Provinsi Bengkulu secara aktif dalam hal pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui KKN Tematik.

“Serta memberikan informasi secara luas tentang program KKN Tematik Ossof, sehingga perguruan tinggi diharapkan mampu mengadopsi program ini secara mandiri,” sampai Foritha. (Saipul)

Dibaca : 0Klik

Facebook comments