Skip to main content
x
Walikota Helmi Hasan bersama Tim Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Walikota Helmi Hasan bersama Tim Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Pemkot Bengkulu Akan Terima Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro dari Kemendikbud

Kota Bengkulu - Setelah melalui proses seleksi baik dari sisi pemenuhan kriteria substantif maupun
administratif, akhirnya Pemerintah Kota Bengkulu masuk dalam hasil verifikasi untuk menerima Anugerah
Kebudayaan dan Penghargaan kepada Maestro Seni Tradisi (AKPM) tahun 2016 dari Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan. Hal ini terungkap dalam pertemuan tim Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya,
Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Senin (1/08/2016) di ruang
Walikota Bengkulu.

Dalam pertemuan yang berlangsung singkat tersebut, Tim Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya,
Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerangkan bahwa Pemerintah
Kota Bengkulu merupakan salah satu dari 3 Pemerintah Daerah yang akan menerima Anugerah Kebudayaan
dan Penghargaan kepada Maestro Seni Tradisi (AKPM) tahun 2016 pada 23 September 2016 di Teater Jakarta
Taman Ismail Marzuki.

Walikota Bengkulu H. Helmi Hasan yang didampingi Asisten I Ir. Fachriza, dan para Kepala Dinas dalam
pertemuan mengaku terkejut bahwa warisan budaya yang ada di Kota Bengkulu masuk dalam Anugerah
Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Seni Tradisi tahun 2016. “Kita memiliki banyak seni dan budaya, di
antaranya adalah tabot dan masih banyak yang lainnya. Kita mengapresiasi Kemendikbud yang sudah
melakukan verifikasi dan Pemerintah Kota Bengkulu masuk dalam penganugerahan ini,” ujarnya.

Dita Darfiyanti tim dari Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan,
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan bahwa anugerah ini telah digelar sejak 1976, hanya
saja untuk kategori pemerintah daerah baru diadakan sejak tahun 2015 lalu. “Di antara yang menjadi
kategori penilaian adalah pelestarian terhadap kebudayaan, cagar budaya, peran masyarakat terhadap
kebudayaan dan perda yang turut mendukung terhadap kebudayaan,” terang Dita usai mendampingi timnya
melakukan wawancara Walikota Helmi Hasan.

Sementara itu, dari data yang berhasil dihimpun, penerima Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan kepada
Maestro Seni Tradisi (AKPM) tahun 2016 adalah 42 penerima yang terdiri dari kategori pelestari, pencipta,
pelopor dan pembaru, maestro seni dan tradisi, anak dan remaja, perorangan asing, pemerintah daerah,
media, dan komunitas.

Dibaca : 3Klik

Facebook comments