Skip to main content
x
Potensi Batu Bara Provinsi Bengkulu
Potensi Batu Bara Provinsi Bengkulu

Potensi Batu Bara Provinsi Bengkulu

Dutawarta.com - Potensi sumber daya tak terbarukan (Batu Bara) yang ada di Provinsi Bengkulu menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia. Hingga saai ini Pemerintah Provinsi Bengkulu terus berupaya meningkatkan produksi dari Batu Bara tersebut. Dengan meningkatkan jumlah produksi diharapkan dapat meningkatkan prekonomian daerah. 

Dari 9 Kabupaten dan 1 Kota yang ada di Provinsi Bengkulu ada 4 Kabupaten yang memiliki sumber Batu Bara yakni , Kabupaten Muko-muko, Kabupaten Begkulu Utara, Kabupaten Bengkulu Tengah dan Kabupaten Seluma. Dari empat kabupaten tersebut Kabupaten Bengkulu Utara menghasilkan 116.859.312 TON dan Kabupaten Bengkulu Tengah 104.579.947 TON.

Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Bengkulu Ahyan Endu mengatakan secara keseluruhan potensi batu bara yang ada di Provinsi Bengkulu saat ini mencapai 292.798.192 TON. Dari keseluruhan hasil tambang saat ini semuanya di Ekspor keluar Bengkulu bahkan luar negeri. 

"Rata-rata seluruh hasil galian tambang batu bara itu di ekspor keluar Bengkulu bahkan luar negeri", ujar Ahyan Andu.

Saat ini ada 28 Perusahaan yang memiliki IUP Operasi Produksi Batu Bara yang ada di Provinsi Bengkulu yakni Kabupaten Bengkulu Utara 14 IUP, Kabupaten Lebong 1 IUP, Kabupaten Bengkulu Tengah 11 IUP dan Kabupaten Seluma 2 IUP.

"Keseluruhan IUP yang ada di Provinsi Bengkulu 28 IUP, sementara untuk royalti dari pertambangan batu bara masuk triwulan III tahun 2018 mencapai 21,4 Miliar", jelas Ahyan Endu.

Sementara itu Pengurus Organisasi Pertambangan Batubara Bengkulu (APBB) Baby Husin mendukung rencana pemerintah untuk merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 tahun 2017 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara. Upaya itu dianggap akan mempermudah investasi batu bara.

Dengan adanya revisi ini, waktu pengajuan perpanjangan kontrak Perusahaan pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) paling cepat lima tahun sebelum kontrak berakhir atau paling lambat satu tahun sebelum kontrak berakhir. Saat ini, permohonan perpanjangan izin dilakukan paling cepat dua tahun dan paling lambat enam bulan sebelum kontrak berakhir. Perubahan tersebut dilakukan untuk memberikan kepastian investasi. (Adv)

Potensi Batu Bara Provinsi Bengkulu
Potensi Batu Bara Provinsi Bengkulu

 

Dibaca : 298Klik

Facebook comments